Assalamu'alaikum Dunia

RSS

Kamis, 14 Juni 2012

lamomea konda Sulawesi Tenggara

         jauh di ujung sana, di lamomea konda sulawesi , terdapatlah   sebuah kenangan yang terukir indah, kenangan yang akan menjadi cerita untuk dikenang dan selamanya akan di rindukan. sebuah kerinduan dalam kebersamaan dengan alaunan keceriaan, kesedihan dan rasa rasa yang telah tercampur tanpa dapat diungkapkan maknanya.


       perjuangan di mulai ketika kami menginjakkan kaki di daearah yang terasa asing bagi kami, daerah di ujung sulawesi, tepatnya pada tanggal 28 November 2007, daerah yang memisahkan kami dari keluarga kami.
       pada awalnya kami merasa sedih , asing dan enggan untuk melangkah namun akhirnya kami sadar ini adalah pelajaran hidup yang membawa kami untuk bersikap lebih dewasa.
banyak pelajaran yang kamidapatkan, mulai dari sedih, senang, dan takut, semua itu  kita lalui bersama .





terimakasih untuk our hero kita  ust. hanif  & ust.nemin  yang telah  mengajarkan kami bahwa hidup sangatlah berarti.












 untuk kakak kami ustadzah tety dan ustadzah amel yang senantiasa mengarahkan  , membibbing dan menemani kami sampai masa akhir khidmah kami.......






untuk teman teman seperjuangan  ku ..jangan lupa pada cita cita yang telah kita tulis bersama, karena suatu hari nanti kita akan bertemu dalam kebersamaan...ok!!!

Dalam Kenangan

 Barisan dewan guru..pada PKA di Gontor Putri 4
 dengan semangat yang berkobar kami berbaris,melangakahkan kaki, disetiap ayunan tangan dan gerakan kami di situlah simbul kesemangatan kami dalam berjuang.


Suasana haru di hari nan fitri, sedih rasanya jika teringat .. berlebaran di daerah orang .. tapi di situ kita sadar bahwa pondok adalah milik kita, yang harus kita jaga dikala semua santri berlibur, kita tetap siaga menjaga pondok tercinta....

acara makan makan menyambut lebaran
 kita tetap tersenyum bahagia, menikmati sejuta pelajaran hidup yang kita lalui..tawa canda selalui mennemanikami di setiaplangkah gerak kami.







mereka adalah teman teman sekamar ku, kami sering menyebut kami adalah achwan familiy, dari ujung sebelah kanan(duduk ) tayek yang lebih akrab di panggil "mama",yang di tengah ana sendiri yang basa di panggil baby, karena aku yang paling kecil di antara mereka dan yang paling lama kalo di hamam hehe, kemudian finhaj yang akrab di panggil bude, cicit,( keibuan)  emon (mocan dan tazmaniya yg kita berinama zaenab)kuya(karena yang paling oplos dan lelet hehe afwan ya kuya'), teh youl (yang paling feminim diantara kami, dan yang terakhir ujun kiri (berdiri) yaitu genduk yang mempunyai chocholatos tepat di bawa hidung nya he he he he...


ini adala foto kami ketika liburan datang.. kegiatan rutin pergi ke pantai Taipa,,.. melepas kepenatan , dan meluapkan segala kelelahan..
bermain bersama di air bersama ombak ombak dan batu karang,,
akan tetapi lucunya,, kami terkena sakit perut semua ketika tiba di ma'had setelah diselediki mau tau kenapa? kok sakit perut jama'atan? ha ha ha gak taunya ikan yang kami bakar semalaem terkena formalin........hmmmmm  



kegiatan luang kami diwaktu senggang...  mancing ikan di  sore hari sambil menunggu buka puasa, nyammmi... ..selanjutnya ikan nya di bawa ke matbah d goreng n kemudian di santap bareng2 ..nikmat.. itu pun kalo dapet , soal nya kebanyakn gak pada dapet,, biasa si ikan nya lagi malu malu kucing...sama kite kite hehehe










inilah pejuang kami di balik layar...
di dalam kelembutan nya terdapat jiwa seni yang berkobar.. tanpa mereka tak bakalan ada panggung yang meriah.., taman yang indah dan dekorasi yang menawan,, dari kiri (watau, kinyek, chole'e,ndot, dayaji n mash ada ka'sun, jungjai , yg kebetuln mungkin lg ke hamam,, jd gak bisa mampang d foto dulu




to be continued next time

2 komentar:

  1. Selamat ya sudah lulus....
    Saya mewakili warga desa mohon maaf kalo ada sikap dan perbuatan yang kurang berkenan selama melaksanakan study disana..

    BalasHapus

شكرا على حسن إهتمامكم